Thursday, April 11, 2013

RINDU TERBESARKU

Oleh John Pramita

Detak jantung di rongga dadaku,
terasa lebih laju dari detik penanda waktu.
semua hal tentang aku jelas tak setuju,
untuk tinggalkan apapun kenanganku,
disini...

Meski tak semuanya indah,
tapi disinilah...
sayangku melimpah.
cintaku pernah dan akan slalu tercurah.
disini...

Pada memory manis boneka kecilku,
pada wangi asri taman bermainku,
pada setiap saksi pendewasaanku,
pada cerita ceria disetiap jenjang cita'ku,
pada segudang manja adikku tersayang,
pada murninya cinta para sahabatku,
pada kado terindah para sedarah yang masih tersisa.

Jelas aku sulit ikhlas tuk menerima ini,
bila harus...
tinggalkan semua senyum yang kukenali,
aku tahu,waktu tak dapat kucegah,
demi untuk,menghindari berpisah,

Tapi demi waktu yang tlah lalu,
disinilah...
pusatnya segala cintaku,
disinilah...
mata air rasa sayangku,
disinilah...
lagu abadi hidupku.
disinilah...
kan jadi rindu terbesarku,

Esok hari,aku akan pergi,
tapi ku tak janji,kakiku bisa berfungsi,
karena banyak jejak langkahku dikota ini,
yang slalu ingin terus dan terus kujalani.

Dan esok nanti,
jujur teramat tak ingin kunanti,
sebab akulah malaikat penjaga
untuk adik tercantik satu satunya,
karna dialah candaku apa adanya,
tempat aku berbagi cerita.

Dan demi suasanaku yang baru,
dia akan jadi lambang rindu terbesarku.
Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment

Untuk membangun perkembangan pengetahuan penulis, saya harapkan bagi para pengunjung untuk memberi saran yang membangun.

 
;